Gemini累计裁员约30%,2025年亏损5.85亿美元

Gemini Telah Merumahkan Sekitar 30% Karyawannya, Rugi US$585 Juta pada Tahun 2025

BroadChainBroadChain20/03/2026, 08.27
Konten ini telah diterjemahkan oleh AI
Ringkasan

Bursa kripto Gemini, dalam upaya mengatasi kerugian berkelanjutan dan tekanan pasar, telah merumahkan sekitar 30% karyawannya secara kumulatif, sehingga jumlah karyawan tersisa menjadi sekitar 445 orang, serta memperkenalkan alat AI untuk meningkatkan efisiensi operasional. Perusahaan mencatat kerugian sebesar US$585 juta pada tahun 2025, meskipun pendapatan kuartal keempat mencapai US$60 juta, kerugian tersebut terus membesar. Sebelumnya, Gemini telah mundur dari sejumlah pasar internasional dan melakukan penyesuaian terhadap manajemen tingkat atas; langkah pengencangan ini bertujuan mempercepat proses pencapaian profitabilitas.

Menurut laporan BroadChain, pada 20 Maret, Bloomberg mengungkapkan bahwa bursa kripto Gemini telah melakukan pemangkasan tenaga kerja sekitar 30% sejak awal tahun 2026. Langkah ini mengurangi jumlah karyawannya menjadi sekitar 445 orang. Bersamaan dengan itu, Gemini juga memperkenalkan alat kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Data keuangan menunjukkan bahwa pada tahun 2025, Gemini mencatatkan kerugian tahunan sekitar USD 585 juta. Meskipun pendapatan pada kuartal keempat mencapai sekitar USD 60 juta, kerugian secara keseluruhan terus meningkat.

Sebelumnya, Gemini telah mengumumkan pemangkasan tenaga kerja sekitar 25%. Mereka juga secara berturut-turut menarik diri dari pasar Inggris, Uni Eropa, dan Australia, serta melakukan penyesuaian terhadap sejumlah eksekutif senior.

Pemangkasan tenaga kerja dan penyusutan bisnis kali ini merupakan langkah penting Gemini dalam menanggapi perubahan lingkungan pasar dan mempercepat upaya mencapai profitabilitas.