BroadChain 10 Oktober — Hari ini, Institut Hurun secara resmi mengumumkan “Daftar Kekayaan Hurun 2018”. Daftar tersebut menunjukkan bahwa sebanyak 13 orang dari bidang blockchain masuk dalam daftar, dengan ambang batas kekayaan sebesar 2 miliar yuan. Perhitungan kekayaan para pengusaha dalam daftar ini berakhir pada tanggal 15 Agustus 2018.

Industri Mesin Tambang Menjadi Pemenang Terbesar
Seiring dengan pengajuan dokumen prospektus IPO oleh tiga produsen mesin tambang utama—Canaan Creative, Ebang International, dan Bitmain—ke Bursa Efek Hong Kong, produsen mesin tambang menjadi pemenang terbesar di bidang blockchain dalam “Daftar Kekayaan Hurun 2018”, dengan total 9 orang masuk dalam daftar. Dari ketiganya, Bitmain memiliki jumlah perwakilan terbanyak, yaitu 5 orang.
Secara spesifik, Jia Ke Tuan—pemegang saham mayoritas pertama dan salah satu pendiri Bitmain—masuk dalam 100 besar dengan kekayaan 29,5 miliar yuan, menempati posisi ke-95. Sementara itu, Wu Ji Han—pemegang saham mayoritas kedua dan juga salah satu pendiri Bitmain—memiliki kekayaan 16,5 miliar yuan dan menempati posisi ke-204.
Zhao Zhao Feng—pemegang saham mayoritas keempat Bitmain serta anggota tim pendiri—memiliki kekayaan 5 miliar yuan dan menempati posisi ke-789. Sedangkan Ge Yue Sheng—Direktur Investasi Senior Bitmain yang berusia di bawah 30 tahun—dan Hu Yi Shuo—anggota tim pendiri serta direktur Bitmain—masing-masing memiliki kekayaan 3,4 miliar yuan dan berbagi posisi ke-1223.
Perlu dicatat bahwa Ge Yue Sheng kini telah melonjak menjadi miliarder termuda (kelahiran 1990-an) dengan kekayaan tertinggi, mengungguli Dai Wei—pendiri ofo—yang berada di posisi berikutnya di antara para miliarder kelahiran 1990-an.
Selain Bitmain, Hu Dong—pendiri Ebang International—menempati posisi ke-728 dengan kekayaan 5,5 miliar yuan. Zhang Nan Geng—pendiri sekaligus CEO Canaan Creative—dan Liu Xiang Fu—pendiri bersama Canaan Creative—masing-masing memiliki kekayaan 3,5 miliar yuan dan berbagi posisi ke-1149. Li Jia Xuan—pendiri bersama sekaligus CFO Canaan Creative—memiliki kekayaan 3,4 miliar yuan dan menempati posisi ke-1223.
Dapat dilihat bahwa distribusi kepemilikan saham ketiga pendiri bersama Canaan Creative cukup merata, sehingga kekayaan mereka pun tidak jauh berbeda.
Tiga Pemimpin Bursa Digital Muncul Bersamaan
Selain tiga raksasa mesin tambang, bursa mata uang digital juga menjadi pemenang lain di bidang blockchain.
Di antaranya, Zhao Chang Peng—pendiri Binance—menempati posisi ke-230 dengan kekayaan 15 miliar yuan; Xu Ming Xing—pendiri OKCoin—menempati posisi ke-354 dengan kekayaan 10 miliar yuan; sedangkan Li Lin—pendiri Huobi—menempati posisi ke-556 dengan kekayaan 7 miliar yuan.
Namun, menurut analisis BroadChain Financial, pertama-tama sebagian besar bisnis bursa berkaitan erat dengan aset kripto, sehingga kekayaan para pelaku terkait tidak dapat secara sederhana dikonversi ke dalam mata uang fiat; kedua, banyak kekayaan tersebut—tidak seperti milik tiga raksasa mesin tambang—belum diungkapkan secara terbuka kepada Bursa Efek Hong Kong maupun publik, dan tidak dapat dihitung secara langsung melalui valuasi serta persentase saham yang dimiliki.
Selain itu, seorang karyawan aktif dari ekosistem OK secara terbuka menyatakan di media sosial pribadinya: “10 miliar yuan? Terlalu meremehkan Bos Xu!”
Kekayaan Zhao Chang Peng—pendiri Binance—tampaknya lebih tersembunyi. Pada awal Februari 2018, majalah Forbes merilis daftar miliarder pertama di dunia di bidang mata uang digital, di mana Zhao Chang Peng menempati posisi ketiga dengan kekayaan sekitar 1,1–2 miliar dolar AS, berada di bawah Chris Larsen—pendiri Ripple—dan Joseph Lubin—salah satu pendiri Ethereum—namun di atas Vitalik Buterin (Vitalik), sang pencipta Ethereum.
Berdasarkan analisis sebelumnya oleh BroadChain Financial, cakupan portofolio bisnis Li Lin—pendiri Huobi—sangat luas, sehingga ia dijuluki “Raja Hutan Huobi”. Banyak komponen kekayaannya sulit dihitung secara pasti, sehingga angka 7 miliar yuan kemungkinan hanya merupakan puncak gunung es.
Li Xiao Lai Masuk Daftar Secara Langka
Selain para pemimpin produsen mesin tambang dan bursa mata uang digital, Li Xiao Lai—yang dikenal sebagai investor Bitcoin ternama di Tiongkok—juga masuk dalam daftar dengan kekayaan 7 miliar yuan, berbagi posisi ke-556 bersama Li Lin dari Huobi. Dalam “Daftar Kekayaan Hurun”, identitasnya tercantum sebagai pendiri BitFund.
