受中东局势影响,币安为阿联酋约千名员工提供临时搬迁选项

Dampak Ketegangan Timur Tengah, Binance Menawarkan Opsi Relokasi Sementara bagi Sekitar 1.000 Karyawan di Uni Emirat Arab

BroadChainBroadChain10/04/2026, 21.25
Konten ini telah diterjemahkan oleh AI
Ringkasan

Akibat ketegangan di Timur Tengah, Binance menawarkan opsi relokasi sukarela sementara ke empat lokasi—Hong Kong, Tokyo, dan dua lokasi lainnya—bagi sekitar 1.000 karyawan di Uni Emirat Arab. Perusahaan menegaskan bahwa operasi bisnisnya di Uni Emirat Arab berjalan normal, sebagian karyawan tetap tinggal di lokasi, dan layanan global bagi pengguna tidak terpengaruh. Binance memperdalam kerja sama dengan kerangka regulasi Abu Dhabi, dan operasi globalnya terus didukung dari lokasi tersebut.

BroadChain melaporkan, berdasarkan informasi CoinDesk per 10 April, bahwa Binance menawarkan opsi relokasi sukarela sementara kepada sekitar 1.000 karyawannya di Uni Emirat Arab (UEA). Opsi ini diberikan menyusul ketegangan geopolitik terkait Iran, dengan empat lokasi pilihan: Hong Kong, Tokyo, Kuala Lumpur, dan Bangkok.

Binance menegaskan bahwa operasi bisnisnya di UEA tetap berjalan normal. Sebagian karyawan memilih untuk tetap bertugas di lokasi tersebut, dan layanan kepada pengguna global tidak mengalami gangguan.

Perusahaan juga menyatakan komitmennya untuk memperdalam kerja sama lokal, dengan mengandalkan kerangka regulasi global yang berbasis di Abu Dhabi. Seluruh operasi global Binance didukung penuh dari pusatnya di Abu Dhabi.