Tahun Baru Imlek kali ini pasti akan menjadi momen tak terlupakan seumur hidup bagi semua orang Tionghoa!
Dari tanggal 24 Januari hingga hari ini, sudah tepat 10 hari. Selama liburan panjang Tahun Baru Imlek yang seharusnya penuh kebahagiaan dan kegembiraan, kita justru mengalami wabah virus Wuhan.
Saat pertama kali mengetahui bahwa kerabat dan teman-teman kita yang bekerja di rumah sakit Wuhan berjuang di garis depan dalam kondisi sangat sulit—mengambil risiko nyawa—kami langsung membeli sejumlah perlengkapan medis. Namun, kami segera menyadari bahwa kebutuhan perlengkapan medis di garis depan sangat besar, sementara kapasitas bantuan pribadi kami sangat terbatas.
Oleh karena itu, kami memutuskan untuk menginisiasi penggalangan dana guna menghimpun lebih banyak kekuatan bersama demi mendukung Wuhan. Mengingat kami adalah perusahaan blockchain, agar proses penggalangan dana ini lebih terbuka dan transparan serta meningkatkan kepercayaan publik, kami memutuskan untuk melaksanakannya secara on-chain menggunakan token ERC-20. Semua donatur dapat berpartisipasi dalam kegiatan amal ini dengan menyumbangkan USDT secara on-chain.
Yang membuat kami sangat tersentuh adalah, dalam waktu singkat 10 hari ini, tidak hanya teman-teman dekat yang segera bergabung, tetapi juga lebih dari seratus rekan profesional dari industri yang sama—yang bahkan belum pernah kami jumpai secara langsung—ikut serta. Bersama-sama kami menyumbang, berdiskusi mencari solusi, dan puluhan sukarelawan tanpa lelah bekerja siang-malam demi mendukung tenaga medis di garis depan.
Berkat upaya bersama semua donatur dan sukarelawan, kami telah mencapai target penggalangan dana sebesar 100.000 USDT—bahkan melebihi target! Dari peluncuran resmi penggalangan dana pada tanggal 24 Januari hingga pukul 10.00 pagi waktu Tiongkok pada tanggal 2 Februari, kami menerima total sumbangan sebesar 105.566,886366 USDT melalui blockchain, serta donasi barang senilai RMB 16.050, sehingga total nilai donasi mencapai sekitar 107.879,57 USDT. Sebanyak 116 donatur dari industri blockchain turut berpartisipasi, dengan tingkat pencapaian sekitar 108%.
Oleh karena itu, mulai hari ini (2/2/2020), kami secara resmi menghentikan penerimaan donasi. Selanjutnya, kami akan fokus sepenuhnya pada proses pengadaan barang hingga seluruh dana donasi benar-benar terealisasi secara nyata. (Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang peduli—mohon tidak lagi mengirimkan dana ke alamat dompet kami. Jika tetap dikirim, kami tidak dapat mengembalikannya. Dan jika nantinya masih tersisa dana berlebih, kami akan menyalurkannya atas nama Anda ke yayasan amal lain yang terpercaya.)
Di sini, kami juga ingin menyampaikan apresiasi khusus kepada Huobi Charity dan Binance Charity Foundation, yang keduanya turut berpartisipasi dalam program penyesuaian donasi 1:1, masing-masing menyumbangkan dana atau barang senilai setara guna mendukung tenaga medis di wilayah terdampak.
Dalam 10 hari singkat ini, kami telah menyaring total 178 rumah sakit, dan akhirnya berhasil memverifikasi identitas serta menjalin kerja sama dengan 136 rumah sakit. Kami telah membeli perlengkapan medis senilai USD 9.301,74 dan RMB 314.292, serta menyalurkan lebih dari 170.000 paket perlengkapan langsung ke rumah sakit dan tenaga medis. Perlengkapan tersebut mencakup masker medis, baju pelindung, kacamata pelindung, cairan disinfektan, sarung tangan, topi, dan sabun cuci tangan medis.
Pada saat yang sama, selama keseluruhan proses donasi ini, tim sukarelawan kami juga menghadapi beberapa tantangan tak terduga serta realitas yang harus dihadapi:
1. Harga perlengkapan medis melonjak tajam
Perlengkapan medis yang paling langka saat ini—terutama masker medis N95-1860/1870—sengaja ditimbun oleh sejumlah perantara, sehingga harganya melonjak berkali lipat. Kami tidak ingin kebaikan hati para donatur dimanfaatkan oleh pihak-pihak semacam ini. Oleh karena itu, kami menerapkan pengendalian ketat terhadap harga pembelian, dan beralih membeli perlengkapan medis lain yang juga sangat dibutuhkan rumah sakit namun harganya masih wajar.
2. Tekanan dari logistik
Kita semua tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah-istilah seperti “penutupan jalan”, “pengambilalihan kendali”, dan “penangguhan penerimaan barang”. Tantangan-tantangan logistik potensial inilah yang membuat sukarelawan kami setiap hari berkeliling antar instansi pemerintah dan organisasi terkait—untuk mengurus izin resmi, prosedur bea cukai, serta membuka jalur distribusi—agar perlengkapan medis dapat disalurkan secepat mungkin ke rumah sakit dan tenaga medis yang benar-benar membutuhkannya. Inilah niat awal kami, sekaligus tanggung jawab kami kepada seluruh donatur.
3. Sukarelawan secara bertahap kembali ke pekerjaan utama mereka
Seiring berakhirnya masa liburan, para sukarelawan pun harus kembali ke posisi kerja masing-masing. Keberhasilan aksi amal ini tidak lepas dari dedikasi tanpa pamrih mereka yang bekerja keras tiada henti! Tim sukarelawan kami akan melakukan penjadwalan waktu secara rasional, sehingga sambil memastikan penyelesaian penuh aksi amal ini, kami juga dapat kembali bertahap ke pekerjaan utama masing-masing—dan terus berkontribusi bagi masyarakat melalui profesi kami.
Selanjutnya, tim sukarelawan kami akan terus menyelesaikan tiga hal berikut:
1. Kami akan fokus penuh pada proses pengadaan hingga seluruh dana donasi benar-benar terealisasi;
Saat ini, kami masih memiliki sisa dana sebesar 52.819,15 USDT dan RMB 185.708. Tim sukarelawan akan terus menyelesaikan proses pengadaan, distribusi, dan penyaluran sisa dana tersebut. Kami juga akan terus membantu Huobi Charity dan Binance Charity Foundation dalam menyelesaikan program penggalangan dana mereka.
2. Setelah seluruh donasi selesai disalurkan, kami akan menyusun laporan ringkasan kegiatan amal ini dan membukanya untuk umum, termasuk namun tidak terbatas pada informasi berikut:
a. Rincian donasi uang dan barang dari semua donatur, serta poster daftar donatur;
b. Rincian seluruh pengadaan: faktur, dokumen lisensi, foto-foto;
c. Rincian logistik: nomor resi pengiriman, faktur biaya pengiriman, foto-foto;
d. Bukti tanda terima dari perwakilan institusi penerima donasi atau unit medis;
e. Apresiasi publik terhadap seluruh sukarelawan yang bekerja di balik layar aksi amal ini, serta rilis poster ucapan terima kasih kepada sukarelawan;
f. Kami juga akan merilis (“open-source”) catatan reflektif dan pengalaman kerja tim kami untuk dibagikan kepada publik.
3. Terakhir, kami akan menyesuaikan strategi berdasarkan jumlah sukarelawan yang masih dapat berkontribusi secara aktif, dan mempertimbangkan untuk menerima donasi perlengkapan medis skala besar, serta berupaya maksimal dalam memenuhi kebutuhan rumah sakit dan tenaga medis yang telah diverifikasi. Di samping itu, kami juga akan mempertimbangkan untuk mempublikasikan data kebutuhan rumah sakit (dengan kemungkinan proses anonimisasi) kepada lembaga donasi lain, organisasi nirlaba, dan kelompok amal lain yang memiliki kapasitas mendukung.
Api kecil dapat membakar luas—tim sukarelawan “Organisasi Amal Blockchain” sekali lagi menyampaikan terima kasih yang tulus atas dukungan dan kontribusi Anda semua! Berkat kepedulian Anda, kami mampu memberikan perlindungan bagi para tenaga medis. Semoga bencana ini segera berlalu, dan dunia kembali damai dan sejahtera!

