Meta收购中国背景AI公司Manus引发监管升级,知情人士称涉案高管出境受限

Akuisisi Meta terhadap Perusahaan AI Manus Berlatar Belakang Tiongkok Memicu Peningkatan Pengawasan, Sumber Dalam Menyebutkan Eksekutif Terkait Dibatasi untuk Keluar dari Tiongkok

BroadChainBroadChain18/03/2026, 12.37
Konten ini telah diterjemahkan oleh AI
Ringkasan

Akuisisi Meta terhadap perusahaan AI Singapura, Manus, memicu perhatian pengawas Tiongkok karena latar belakang tim pendiri perusahaan tersebut di Tiongkok. Sumber dalam menyebutkan bahwa pihak berwenang Tiongkok telah menerapkan pembatasan keluar negeri dan langkah-langkah lain terhadap eksekutif terkait transaksi tersebut. Meta menanggapi bahwa transaksi ini sah secara hukum, namun sebelumnya regulator Tiongkok telah meluncurkan penyelidikan terkait kepatuhan ekspor teknologi.

Menurut laporan BroadChain, pada 18 Maret, The New York Times mengungkap bahwa akuisisi perusahaan AI Singapura, Manus, oleh Meta senilai USD 2 miliar terus menarik perhatian dan memicu tindak lanjut dari otoritas regulator Tiongkok.

Meskipun berkantor pusat di Singapura, tim pendiri dan latar belakang teknologi Manus diketahui memiliki kaitan erat dengan Tiongkok.

Sumber yang mengetahui situasi tersebut menyebutkan bahwa pemerintah Tiongkok telah menjatuhkan sanksi terhadap pihak-pihak terkait dalam transaksi ini. Langkah-langkah tersebut diduga mencakup pembatasan perjalanan para eksekutif Manus yang berasal dari Tiongkok ke Singapura.

Juru bicara Meta, Andy Stone, menegaskan bahwa transaksi ini sepenuhnya sesuai dengan hukum yang berlaku dan tim Manus kini telah terintegrasi penuh dalam operasional harian Meta.

Pada Januari 2026, departemen terkait di Tiongkok menyatakan bahwa mereka tengah menyelidiki kemungkinan pelanggaran peraturan persetujuan ekspor teknologi dalam transaksi ini.