Sumber asli dari Dappradar, diterjemahkan dan disunting oleh White Mirror Research Institute.
Menyambut ulang tahun kedua Bored Ape Yacht Club (BAYC), momen ini tepat untuk melihat kembali perjalanan luar biasa Yuga Labs serta dampaknya terhadap dunia NFT dan DApp.
Di industri NFT yang serba cepat, hanya proyek yang konsisten memberikan nilai kepada komunitasnya yang mampu bertahan lama dan menghadapi gejolak pasar.
Sementara banyak proyek NFT berhenti berkembang, mengingkari janji kepada pemegangnya, atau gagal memenuhi ekspektasi awal, Yuga Labs justru menjadi salah satu pelopor yang berkomitmen penuh dalam memberikan nilai dan mendukung pertumbuhan komunitas pemegang NFT-nya.
Dalam laporan ini, kami akan mengupas tuntas ekosistem Yuga Labs dan menganalisis faktor-faktor di balik kesuksesan berkelanjutannya.
1. Yuga Labs: Pilar Kesuksesan Industri NFT
Yuga Labs telah menjelma menjadi salah satu perusahaan paling berpengaruh dan sukses di ekosistem NFT. Proyek andalannya, Bored Ape Yacht Club (BAYC), memegang rekor sebagai proyek NFT paling menguntungkan di dunia dengan total volume perdagangan mencapai USD 2,88 miliar.
Yuga Labs didirikan pada Februari 2021 dan terdaftar secara resmi di Delaware, Amerika Serikat. Dalam dua tahun terakhir, perusahaan ini berkembang pesat—mengakuisisi dua proyek NFT paling bernilai, CryptoPunks dan Meebits—dan kini tengah mengembangkan metaverse game miliknya sendiri, Otherside.
Saat ini, 16 proyek NFT di bawah Yuga Labs menyumbang 34,6% dari seluruh pasar NFT, dengan total volume perdagangan mencapai USD 2 miliar hanya dalam dua kuartal terakhir. Kesuksesan ini tak lepas dari komitmen mereka dalam memadukan seni, identitas, kepemilikan, utilitas, interoperabilitas, dan budaya untuk memajukan industri NFT.

Awalnya, BAYC adalah inisiatif seni kolaboratif yang mengajak komunitas bersama-sama mengembangkan dan memperluas sebuah konsep. Kini, BAYC bernilai miliaran dolar AS dan dimiliki oleh sejumlah selebritas ternama seperti Snoop Dogg, Logan Paul, dan Justin Bieber.

Pada 18 Juni 2021, Yuga Labs meluncurkan seri turunan BAYC bernama Bored Ape Kennel Club (BAKC). Kemudian, pada 28 Agustus 2021, mereka merilis Mutant Ape Yacht Club (MAYC). Pemegang BAYC berhak mendapatkan BAKC secara gratis. Kedua seri NFT ini langsung meledak di pasar sekunder dan berhasil menarik perhatian banyak selebritas.
Melompat ke Maret 2022, Yuga Labs berhasil mengumpulkan dana $450 juta dalam satu putaran pendanaan, dengan valuasi mencapai $4 miliar. Putaran ini dipimpin oleh raksasa modal ventura Andreessen Horowitz (a16z), yang juga dikenal telah mendanai banyak perusahaan Web3 besar seperti Dapper Labs, Coinbase, dan OpenSea. Investor lain yang turut serta antara lain Coinbase, Animoca Brands, Samsung, dan Google Ventures.

Meski BAYC, BAKC, dan MAYC mewakili konsep "monetisasi seni" di industri NFT, Yuga Labs terus berupaya meningkatkan nilai NFT dan membangun manfaat eksklusif bagi komunitasnya. Misalnya, pemegang BAYC mendapatkan hak istimewa seperti membeli merchandise eksklusif, serum mutasi untuk mencetak MAYC, tiket APE FEST, serta airdrop ApeCoin.
Komitmen Yuga Labs untuk menyediakan pengalaman unik dan bernilai tinggi bagi pengguna semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin dalam ekosistem NFT.
Yuga Labs telah berhasil membangun ekosistem yang solid, yang terus memberikan manfaat dan keuntungan finansial bagi para penggunanya—dan tren positif ini tampaknya belum akan berhenti.
2. Mengupas Tuntas Ekosistem NFT BAYC
Dari BAYC hingga Otherdeed Expanded, Yuga Labs terus meluncurkan proyek-proyek NFT inovatif yang selalu dinanti-nantikan oleh para kolektor dan investor.

BAYC diluncurkan pada April 2021 sebagai proyek pertama Yuga Labs. Sejak itu, koleksi NFT ini menjadi salah satu yang paling populer di pasaran. BAYC mencatat volume perdagangan tertinggi ketiga sepanjang masa, yakni $2,88 miliar, hanya kalah dari Axie Infinity dan CryptoPunks.
Yuga Labs juga berhasil membangun ekosistem unik untuk BAYC, yang mencakup serangkaian NFT terkait untuk memberikan manfaat lebih bagi pemegangnya. Misalnya, pemilik satu NFT BAYC berhak mendapatkan satu NFT BAKC. Harga dasar (floor price) BAKC telah melonjak 874% sejak peluncurannya.

Selama dua kuartal terakhir, BAYC secara konsisten mencatat volume perdagangan tertinggi di antara semua proyek NFT, dengan harga rata-rata $100.675. Rata-rata, setiap trader NFT ini melakukan transaksi sebanyak 3,52 kali.
MAYC menempati posisi kedua dalam hal volume perdagangan selama dua kuartal terakhir, dengan harga rata-rata $22.495. Rata-rata transaksi per trader untuk NFT ini mencapai 5,72 kali.
BAKC berada di peringkat kedelapan untuk volume perdagangan dalam dua kuartal terakhir, dengan harga rata-rata $11.184. Rata-rata, setiap trader melakukan 7,50 kali transaksi untuk NFT ini.
Namun, ekosistem Yuga Labs tidak hanya berhenti pada koleksi NFT.
3. Whale BAYC
Seiring popularitas BAYC yang terus meningkat, penting untuk memahami distribusi kepemilikan di antara para pemegangnya guna menilai risiko manipulasi harga.
Proporsi pemegang unik BAYC mencapai 56%, yang menunjukkan risiko kolusi antar-pemegang relatif rendah. Konsentrasi whale hanya 4,59%, sehingga kemungkinan pemegang besar memanipulasi harga lebih kecil dibandingkan koleksi NFT lainnya.
Di antara pemegang teratas, whale terbesar menguasai 2,2% BAYC (222 BAYC) dan 1,45% MAYC. Whale terbesar kedua memegang 86 BAYC, 88 BAKC, dan 32 MAYC.
Patut diperhatikan, kontrak pintar platform pinjaman NFT BenDAO memegang 379 BAYC. Hal ini menunjukkan bagaimana para trader memanfaatkan BAYC untuk aktivitas pinjam-meminjam, sekaligus menempatkannya sebagai pionir dalam penerapan DeFi di industri NFT. Perkembangan ini semakin memperkaya nilai BAYC dan membuktikan kemampuannya beradaptasi dengan evolusi industri NFT. Bersamaan dengan pertumbuhan dan inovasi komunitas BAYC yang terus berlanjut, koleksi ini tetap menjadi bukti nyata potensi industri NFT.
4. Menelusuri Ekosistem Game Yuga Labs: Dari Dookey Dash hingga Legends of the Mara
Ekosistem game yang dibangun Yuga Labs telah menarik perhatian banyak pihak.
Dengan rencana peluncuran platform metaverse Otherside, Yuga Labs berambisi menciptakan pengalaman bermain yang unik bagi penggunanya. Misalnya, mereka berharap Otherside dapat terhubung lebih luas dengan ekosistem NFT dan mengubah berbagai NFT menjadi karakter yang bisa dimainkan. Pemilik NFT dari proyek ternama lain seperti Cool Cats, World of Women, dan RENGA pun berkesempatan menggunakan avatar yang diwakili NFT mereka di dalam Otherside.
Uji coba pertama Otherside digelar pada Juli 2022 dengan partisipasi lebih dari 4.600 pemain. Uji coba kedua menyusul pada 25 Maret 2023, melibatkan sekitar 7.200 pemain.
Pada 28 Maret, Yuga Labs meluncurkan Legends of the Mara, sebuah game strategi berbasis 2D. Di sini, pemain dapat mempelajari Kodas, asal-usulnya, serta hubungannya dengan Otherside. Untuk memainkannya, pemain minimal harus memiliki satu Otherdeed, satu Koda, dan mungkin juga satu Mara magang. Setiap pemegang Otherdeed berhak mendapatkan satu Vessel NFT dengan fungsi beragam seperti berburu, bercocok tanam, atau mengutuk.
Sejak diluncurkan, total volume perdagangan Otherside Vessels mencapai USD 6,32 juta, sementara Otherside Koda mencapai USD 6,77 juta.
Selain itu, fokus Yuga Labs tidak hanya pada metaverse. Pada 18 Januari, mereka meluncurkan Dookey Dash—bukan sekadar game yang menantang, tetapi juga proses minting yang interaktif.
Untuk berpartisipasi, pengguna harus memiliki Sewer Pass (Tiket Saluran Pembuangan). Tiket ini awalnya didistribusikan gratis via airdrop kepada pemegang BAYC dan MAYC, lalu tersedia di pasar sekunder NFT dengan total volume perdagangan mencapai USD 113,8 juta.

Game ini meraih sukses besar. Lebih dari 25.000 pemegang Sewer Pass telah memainkan Dookey Dash sebanyak 7,5 juta kali, dengan total waktu bermain setara 80 tahun. Rata-rata, setiap pemain menghabiskan hampir 28 jam di dalam game.
Hal ini mempertegas bahwa Yuga Labs memang lebih mengutamakan eksklusivitas ketimbang aksesibilitas, dan Dookey Dash bukan pengecualian. Game ini dirancang untuk memberikan hadiah berupa tiket yang bisa diperdagangkan kepada anggota komunitas yang sudah ada—tiket yang sekaligus menjadi akses bermain dan memiliki nilai di pasar sekunder. Eksklusivitas seperti ini membantu mempertahankan harga dasar (floor price) yang lebih tinggi, memungkinkan para spekulan mengasah keterampilan bermain sambil berspekulasi tentang nilai masa depan Sewer Pass.
Kesuksesan Dookey Dash pun memunculkan pertanyaan di komunitas: apa nilai dan utilitas Sewer Pass setelah game berakhir? Namun, pemegangnya tak perlu khawatir. Yuga Labs telah mengumumkan bahwa mereka dapat berpartisipasi dalam game berikutnya—The Summoning.
Mulai 15 Maret, pemegang dapat menukar Sewer Pass mereka menjadi “Power Core” HV-MTL, sebuah inti daya yang merepresentasikan robot mecha. Skor Dookey Dash akan menentukan hasil penukaran: semakin tinggi skornya, semakin langka Power Core yang didapat. Terdapat delapan jenis Power Core yang bisa diklaim, menambah dimensi unik dalam pengalaman bermain.
Hingga kini, koleksi HV-MTL telah mencatat volume perdagangan sebesar USD 45,46 juta.

Tinjauan: Kinerja Ekosistem NFT BAYC Dua Kuartal Terakhir

Seperti disebutkan, salah satu proyek NFT game paling sukses di ekosistem Yuga Labs adalah Otherdeed. Proyek ini mencatat volume perdagangan tertinggi di antara NFT bertema metaverse, dengan total USD 322 juta dalam dua kuartal terakhir. Harga jual rata-ratanya USD 3.112, dari total 97.974 transaksi. Artinya, setiap NFT rata-rata diperdagangkan 5,52 kali, dan setiap trader melakukan rata-rata 9,88 transaksi.
Seri NFT sukses lainnya adalah Sewer Pass, yang menempati peringkat kesepuluh berdasarkan volume perdagangan, dengan capaian USD 113 juta hanya dalam satu kuartal. Harga jual rata-ratanya USD 4.668, dari 23.494 transaksi. Setiap NFT rata-rata berpindah tangan 2,08 kali, dan setiap trader melakukan 3,39 transaksi.
Seri NFT game terbaru Yuga Labs adalah HV-MTL, yang diluncurkan pertengahan Maret 2023. Meski baru, seri ini berhasil mencatat volume perdagangan USD 20 juta hanya dalam dua minggu. Meski volumenya tidak sebesar pendahulunya, setiap NFT rata-rata ditransaksikan 1,66 kali, dan setiap trader melakukan 3,38 transaksi.
Ekosistem game Yuga Labs terus berkembang pesat dengan pencapaian yang mengesankan. Selanjutnya, mari kita bahas peristiwa menarik lain: akuisisi strategis oleh Yuga Labs, serta peran kunci apa saja yang mendorong kesuksesan perusahaan ini.
5. Akuisisi CryptoPunks dan Meebits
Pada Maret 2021, Yuga Labs melakukan langkah strategis dengan mengakuisisi hak kekayaan intelektual (IP) CryptoPunks dan Meebits dari Larva Labs—sebuah peristiwa yang menjadi sorotan utama di industri. Akuisisi ini langsung memperkuat posisi Yuga Labs di pasar NFT, mengingat nilai pasar kedua proyek tersebut saat itu masing-masing mencapai USD 2,42 miliar dan USD 370 juta. Berkat akuisisi ini, portofolio NFT Yuga Labs melonjak hingga USD 8,1 miliar pada akhir Maret 2022, atau setara dengan 42,6% dari total nilai pasar 100 proyek NFT teratas di Ethereum.

Dampak akuisisi ini langsung terasa: volume perdagangan kedua proyek melonjak 1.000% hanya dalam sehari setelah pengumuman, dan minat pasar terhadap CryptoPunks dan Meebits terus meroket. Bahkan dalam dua kuartal terakhir, performa keduanya tetap mengesankan—CryptoPunks mencatat volume perdagangan USD 286 juta, sementara Meebits mencapai USD 46 juta.

Perlu diperhatikan, harga rata-rata CryptoPunks dalam dua kuartal terakhir mencapai USD 114.437—tertinggi di antara semua proyek NFT. Selain itu, CryptoPunks belakangan sangat aktif diperdagangkan di platform Blur, dengan 87% total volume perdagangannya berasal dari sana. Menariknya, ukuran rata-rata perdagangan di Blur ternyata 7,34% lebih rendah dibandingkan di pasar NFT asli CryptoPunks. Hal ini mengindikasikan bahwa motif para trader di kedua platform tersebut berbeda dalam memperjualbelikan NFT ini.
Setelah mengakuisisi CryptoPunks dan Meebits, Yuga Labs terus memperluas strategi bisnisnya di industri NFT. Pada November 2022, mereka mengakuisisi WENEW beserta koleksi NFT andalannya, 10 KTF, sebagai langkah awal memasuki industri fesyen. Di kuartal pertama 2023, 10 KTF menyumbang 74% dari seluruh volume perdagangan koleksi NFT fesyen.
Secara keseluruhan, akuisisi CryptoPunks dan Meebits dari Larva Labs merupakan langkah besar yang semakin mengukuhkan dominasi Yuga Labs di industri NFT.
6. Memimpin Revolusi Fesyen Web3
Tak hanya dengan mengakuisisi 10 KTF, Yuga Labs juga mengguncang dunia fesyen melalui berbagai kolaborasi strategis—seperti kemitraan dengan Gucci, Adidas, dan Puma—untuk menyatukan dunia fesyen dengan Web3 dan mengubah peta industri fesyen.
Yuga Labs x Gucci: Kemewahan Fesyen Digital di Metaverse
Pada 27 Maret, Gucci mengumumkan kemitraan dengan Yuga Labs untuk menghadirkan kemewahan fesyen digital ke metaverse. Kedua pihak menandatangani perjanjian kerja sama multi-tahun guna menjalankan kolaborasi di platform metaverse Yuga Labs, Otherside, serta di NFT 10 KTF miliknya. Kolaborasi ini bertujuan mengeksplorasi sinergi antara Web3 dengan dunia fesyen dan hiburan.
Kedua perusahaan ini sebelumnya telah bekerja sama meluncurkan seri NFT Gucci Grail, yang mengadopsi desain dari kreator 10KTF, Wagmi-San.
Yuga Labs x Puma: Kolaborasi Sepatu PUMA Slipstream Edisi Grailed
Pada 25 April, Yuga Labs mengumumkan kolaborasi dengan Puma untuk meluncurkan sepatu edisi khusus bertema 10KTF.
Mulai 27 April, pemegang NFT Puma Nitro dan anggota komunitas 10KTF berkesempatan mendapatkan sepatu edisi khusus ini dalam bentuk fisik.
Adam Petrick, Chief Brand Officer Puma, menekankan tujuan untuk mendefinisikan ulang cara peluncuran produk tradisional. Ia menyatakan, “Melalui kemitraan jangka panjang dengan Yuga Labs, kami berhasil menjembatani dunia fisik dan digital serta menghadirkan desain yang unik.”
Yuga Labs x Adidas: Indigo Herz Pack
Proyek NFT Adidas, Indigo Herz, baru-baru ini meluncurkan “Indigo Herz Pack” hasil kolaborasi dengan BAYC, PUNKS Comic, dan gmoneyNFT. Paket ini mencakup 2.145 pasang sepatu edisi terbatas dan 2.195 hoodie edisi terbatas bergambar seni PUNKS Comic. Pemegang NFT Adidas ALTS mendapatkan akses prioritas untuk pembelian. (Ini adalah contoh bagaimana sebuah merek menciptakan pengalaman eksklusif berbasis kepemilikan token untuk menghargai basis penggemar setianya.)

Kolaborasi Yuga Labs dengan Puma, Gucci, dan Adidas tidak hanya memperpendek jarak antara Web3 dan industri mode, tetapi juga meningkatkan brand awareness bagi semua pihak. Kerja sama ini membuka sumber pendapatan baru dan peluang rebranding di industri fashion, sekaligus menunjukkan potensi tak terbatas dari integrasi teknologi digital ke dalam dunia mode.
Seiring Yuga Labs terus memimpin kolaborasi dengan industri fashion, masa depan mode pun perlahan-lahan terbentuk di depan mata kita.
7. $APE: Token Game Web3 dengan Kapitalisasi Pasar Tertinggi
ApeCoin ($APE) adalah token ERC-20 berbasis Ethereum yang diterbitkan oleh Yuga Labs. Token ini dirancang untuk berfungsi sebagai mata uang dalam ekosistem game mereka. Awalnya, Yuga Labs membagikan token $APE secara gratis (airdrop) kepada pemegang NFT tertentu seperti BAYC dan MAYC. Nilai airdrop yang diterima para pemegang ini berpotensi melebihi USD 100.000.

Saat artikel ini ditulis, kapitalisasi pasar $APE mencapai USD 1,48 miliar, menjadikannya token game dengan nilai tertinggi. Sebagai perbandingan, perusahaan game Web2 tradisional yang telah berpuluh-puluh tahun berdiri seperti Ubisoft 'hanya' memiliki kapitalisasi pasar USD 3,46 miliar, sementara Square Enix sekitar USD 6 miliar.
Yuga Labs telah menetapkan empat fungsi utama untuk $APE:
Tata Kelola—pemegang token dapat berpartisipasi dalam ApeDAO untuk menentukan arah masa depan komunitas dan perusahaan.
Alat Pembayaran—$APE dapat digunakan sebagai mata uang dalam berbagai game di ekosistem Yuga Labs.
Akses Eksklusif—pemegang $APE berhak mendapatkan airdrop tambahan atau tiket untuk acara peluncuran eksklusif.
Ekspansi Ekosistem—pengembang game atau metaverse lain dapat mengintegrasikan $APE ke dalam proyek mereka, sehingga turut memperluas ekosistem Yuga Labs.
Perlu diketahui, $APE tidak hanya terbatas pada ekosistem Yuga Labs. Pemain juga bisa mendapatkan $APE melalui game Play-to-Earn (P2E) Benji Bananas yang dikembangkan Animoca Brands. Dalam game ini, hadiah yang diberikan berupa $APE dan token asli game, $PRIMATE. Melalui adopsi semacam ini, Yuga Labs berupaya memperluas jangkauan ekosistemnya.
8. Kesimpulan
Jelas bahwa Yuga Labs memegang peran krusial dalam industri NFT. Keenam belas proyeknya menyumbang 34,6% dari total volume perdagangan industri, dengan nilai mencapai USD 2 miliar dalam dua kuartal terakhir. Harga dasar (floor price) BAYC yang impresif, kemunculan pesat Otherside, serta serangkaian akuisisi yang sukses turut memperkuat dominasi pasar mereka.
Namun, kunci kesuksesan Yuga Labs terletak pada komitmennya yang tak tergoyahkan untuk memberikan nilai nyata kepada komunitas—inilah pembeda utama mereka dari proyek lainnya. Dengan eksekusi strategi yang matang dan konsisten, serta komitmen menepati janji kepada komunitas, Yuga Labs telah membangun reputasi sebagai pelaku yang andal dan terpercaya, tidak hanya di ranah NFT tetapi juga di seluruh ekosistem kripto.
Akhirnya, pelajaran berharga bagi investor dan penggemar dari studi kasus Yuga Labs adalah pentingnya mendukung proyek yang bertanggung jawab dan dikelola oleh tim yang telah terbukti rekam jejaknya. Dengan memprioritaskan proyek semacam ini, komunitas dapat mendorong terciptanya ekosistem NFT yang lebih transparan dan berkelanjutan—tempat di mana proyek yang benar-benar berdedikasi kepada komunitas dan tangguh menghadapi fluktuasi pasarlah yang akan bertahan dan berkembang.
