Nostr支持的比特币闪电网络打赏是什么,如何使用它进行小额支付?

Apa itu Tip Bitcoin Lightning Network yang Didukung Nostr, dan Bagaimana Menggunakannya untuk Pembayaran Mikro?

BroadChainBroadChain03/02/2023, 12.20
Konten ini telah diterjemahkan oleh AI
Ringkasan

Apa itu Bitcoin Lightning Network, dan bagaimana cara menggunakannya?

Judul Asli: “Bagaimana Menggunakan Jaringan Lightning Bitcoin untuk Pembayaran Mikro?”
Penulis Asli: Jonas Gross, Ketua Digital Euro Association (DEA)
Diterjemahkan dan Disunting oleh: White泽 Research Institute


Jaringan Lightning Bitcoin semakin populer. Adopsinya terus meningkat: saat ini ada lebih dari 4.800 BTC yang terkunci di Jaringan Lightning, dengan nilai setara lebih dari 90 juta dolar AS. Aktivitas institusional di seputar Jaringan Lightning juga semakin ramai. Contohnya, Lightning Labs—kontributor utama protokol Lightning—berhasil mengantongi pendanaan Seri B senilai 70 juta dolar AS awal tahun ini. Jumlah perusahaan yang menyediakan layanan berbasis Jaringan Lightning pun turut melonjak.


Artikel ini akan membahas alasan dibutuhkannya Lightning Network dan cara penggunaannya.


Bitcoin Sebagai Sistem Pembayaran Global


Sebagai sistem pembayaran terdesentralisasi, Bitcoin menawarkan berbagai keunggulan, seperti kemampuan untuk mentransfer dana secara global tanpa perlu perantara.


Keunggulan utama Bitcoin terletak pada aksesnya yang mudah. Siapa pun di dunia yang punya perangkat dan koneksi internet bisa menggunakannya, tanpa ada risiko dikeluarkan dari sistem—ini sangat mendukung inklusi keuangan. Bitcoin juga merupakan aset digital langka, layaknya "emas digital". Setiap Bitcoin bisa dibagi menjadi 100 juta satoshi, mirip seperti 1 dolar AS yang terbagi menjadi 100 sen. Berbeda dengan mata uang fiat, pasokan Bitcoin terbatas hanya 21 juta BTC. Karena itu, nilainya tidak mungkin tergerus oleh inflasi akibat penambahan pasokan.


Meski punya banyak kelebihan, jaringan Bitcoin saat ini juga punya keterbatasan. Desentralisasi yang dijaganya mengorbankan throughput transaksi, alias jumlah transaksi yang bisa diproses per detik. Saat ini, jaringan Bitcoin hanya mampu mengonfirmasi maksimal tujuh transaksi per detik.


Sebagai sistem pembayaran, throughput yang rendah ini jelas kurang memadai. Penyedia layanan mapan seperti Visa atau Mastercard bisa menangani ribuan transaksi per detik, sehingga skalabilitasnya jauh lebih baik—meskipun sepenuhnya terpusat. Transaksi di jaringan Bitcoin umumnya butuh waktu lebih lama untuk dikonfirmasi, sehingga kurang cocok untuk transaksi pembayaran sehari-hari.


Kendala lain adalah pembayaran kecil menggunakan Bitcoin. Biaya transaksi ditentukan oleh besarnya ruang penyimpanan yang digunakan. Makin besar ruang yang dipakai, makin tinggi biayanya. Rata-rata, biaya transaksi saat ini—terlepas dari jumlahnya—sekitar USD 1. Saat permintaan melonjak, seperti pada 2017, biaya transaksi pernah memuncak hingga lebih dari USD 60. Untuk transaksi besar, biaya ini terbilang murah. Namun, untuk pembayaran kecil, biaya tersebut jadi terasa memberatkan.


Lightning Network: Solusi Atas Kekurangan Tersebut


Lightning Network dikembangkan untuk menjadikan Bitcoin alat pembayaran yang praktis untuk kebutuhan sehari-hari. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas transaksi tanpa sentralisasi—fondasi penting bagi jaringan pembayaran yang andal. Dengan kata lain, pengguna dapat melakukan lebih banyak transaksi dengan biaya lebih murah dan kecepatan lebih tinggi. Meski whitepaper Bitcoin sudah dirilis Satoshi Nakamoto sejak 2008, ide tentang Lightning Network baru mengemuka sekitar 2015, dengan pengembangan perdana dimulai pada 2016. Pengguna pertama mulai memanfaatkannya pada 2018. Sejak itu, teknologi ini berkembang pesat. Namun, meski volume transaksi besar dan adopsinya terus meningkat, hingga 2022 Lightning Network masih berada dalam tahap awal pengembangan.


Bagaimana Lightning Network mengatasi masalah throughput transaksi yang rendah dan biaya yang relatif tinggi? Kuncinya adalah tidak semua transaksi dicatat di blockchain (on-chain). Sebagian besar pembayaran dilakukan secara saling membayar di luar rantai (off-chain). Transaksi baru dicatat ke blockchain (diselesaikan) dalam kondisi ekstrem atau saat hubungan pembayaran antara dua peserta jaringan berakhir. Dengan cara ini, pembayaran pengguna dapat diproses secara instan dengan biaya rendah. Pengguna yang mentransfer dana melalui Lightning Network tidak perlu menunggu konfirmasi dari jaringan Bitcoin; pembayaran akan langsung diproses.

Gambar


Cara Kerja Lightning Network


Untuk memahami cara kerja Lightning Network, mari kita lihat contoh nyata berikut.


Bayangkan Anda sedang nongkrong di bar bareng teman-teman. Anda ingin mentraktir mereka minuman, tapi rasanya ribet kalau harus bayar per gelas satu per satu. Solusinya, Anda tinggal kasih kartu kredit ke bartender. Setiap kali pesan minuman, bartender akan mencatatnya di sebuah "bon". Nah, di akhir acara, semua bon itu dikumpulkan dan Anda tinggal bayar tagihan akhirnya sekaligus.


Nah, "bon" dalam analogi ini mirip dengan cara kerja Lightning Network. Seseorang bisa mengirim permintaan transaksi ke orang atau merchant lain melalui saluran Lightning (off-chain). Pihak penerima membuka "saluran pembayaran" untuk bertransaksi dengan Anda—persis seperti bartender yang mencatat bon. Secara teori, kedua pihak bisa melakukan transaksi sebanyak-banyaknya melalui saluran ini. Baru nanti, pembayaran akhirnya diselesaikan di jaringan Bitcoin (on-chain).


Cara Menggunakan Lightning Network Bitcoin


1. Siapkan Dompet Anda


Langkah pertama, unduh dan siapkan dompet Lightning di ponsel atau komputer Anda. Prosesnya cukup mudah, mirip dengan menyiapkan dompet Bitcoin self-custody di mana Anda mengendalikan kunci pribadi sendiri.


Saat ini ada banyak pilihan dompet Lightning, seperti Zeus, Bluewallet, Phoenix, atau Breeze. Sebagai contoh, mari kita lihat cara menggunakan Phoenix.


Setelah mengunduh Phoenix Wallet dari toko aplikasi, klik tombol «Buat Dompet Baru».


Setelah itu, dompet siap digunakan. Untuk mulai menerima dana, klik tombol «Terima».


Perlu diingat, pembayaran pertama yang Anda terima harus berjumlah minimal 10.000 satoshi (setara dengan 0,0001 BTC).


Karena Phoenix Wallet adalah dompet yang Anda kelola sendiri (self-hosted), tanggung jawab penuh untuk menjaga dan menyimpan frasa pemulihan (recovery phrase) ada di tangan Anda. Klik tombol «Frasa Pemulihan» di dalam aplikasi untuk menampilkan frasa tersebut. Catat dan simpanlah di tempat yang aman. Frasa benih (seed phrase) ini sangat penting untuk memulihkan kunci privat dan kunci publik Anda jika suatu saat diperlukan.

Gambar


2. Menyetor Dana ke Dompet


Langkah selanjutnya adalah mengisi dana ke dompet Lightning. Caranya, Anda perlu mentransfer Bitcoin dari dompet pribadi Anda atau dari akun di bursa terpusat seperti Coinbase dan Binance ke dompet jaringan Lightning. Anda cukup memasukkan alamat penerima Lightning Network dan mengotorisasi pembayaran dengan menandatanganinya menggunakan kunci privat Anda.


Untuk keamanan, Anda perlu menunggu beberapa konfirmasi di blockchain Bitcoin—biasanya 6 konfirmasi yang memakan waktu sekitar 60 menit—untuk memastikan setoran tersebut benar-benar tuntas.


3. Membuka Saluran Pembayaran


Selanjutnya, Anda perlu membuka saluran pembayaran dengan pihak yang akan bertransaksi. Misalnya, jika ingin membayar kopi menggunakan Lightning Network, Anda bisa membuka saluran pembayaran langsung dengan kedai kopi tersebut.


Dana Anda akan dikunci di dalam saluran pembayaran saat proses pembukaannya. Dana yang sudah disetorkan ini nantinya bisa digunakan untuk bertransaksi di dalam saluran tersebut.


4. Mulai Bertransaksi


Setelah dana disetorkan, transaksi dapat langsung dilakukan antar pihak di dalam saluran pembayaran. Kafe bisa membuatkan faktur Lightning Network (berupa kode QR) yang kemudian dipindai menggunakan dompet, misalnya dompet Phoenix yang disebutkan sebelumnya. Selanjutnya, Anda tinggal mengonfirmasi pembayaran di dalam aplikasi dompet.


Kesimpulan


Menyiapkan dompet Lightning Network hanya butuh beberapa menit. Proses setoran awal untuk dompet dan pembukaan saluran pembayaran rata-rata memakan waktu sekitar satu jam. Begitu aset Bitcoin sudah tersedia di dompet dan saluran, pembayaran instan bisa langsung dilakukan melalui Lightning Network. Di sinilah keunggulan utamanya terlihat: transaksi cepat dengan biaya yang sangat rendah. Hal ini sangat cocok untuk pembayaran-pembayaran kecil sehari-hari, seperti membeli secangkir kopi.


Dalam praktiknya, Anda tidak perlu membuka saluran pembayaran terpisah untuk setiap kedai kopi favorit. Dompet Lightning tidak akan membuat saluran baru untuk setiap transaksi, melainkan mengarahkan dana melalui jaringan saluran yang sudah ada menuju tujuan akhir. Proses pengarahan (routing) ini bergantung pada kapasitas saluran dan distribusi likuiditas di dalam jaringan. Untuk menjaga volume transaksi yang tinggi dan keandalan jaringan Lightning secara keseluruhan, para peserta sebaiknya tidak hanya berfokus meminimalkan biaya routing. Strategi «egois» yang hanya mengejar biaya terendah justru akan menguras kapasitas saluran-saluran tertentu dan pada akhirnya dapat mengurangi jumlah transaksi yang mampu ditangani oleh seluruh jaringan Lightning.