Ringkasan
BroadChain.info mendapat informasi, pada 19 April 02:16, menurut Bitcoinist, Menteri Keuangan Prancis Roland Lescure baru-baru ini menyerukan agar perbankan Eropa mengembangkan lebih banyak stablecoin yang dipatok ke euro, untuk menghadapi dominasi dolar yang luar biasa di bidang ini. Dalam pidato yang direkam sebelumnya di sebuah konferensi kripto di Paris, Lescure mencatat bahwa volume perdagangan stablecoin euro 'tidak memuaskan' dibandingkan dengan stablecoin dolar. Dia secara khusus menyebutkan inisiatif Qivalis yang diluncurkan bersama oleh bank-bank Eropa seperti ING, UniCredit, dan BNP Paribas, yang bertujuan mengembangkan stablecoin euro, dijadwalkan diluncurkan pada paruh kedua 2026, untuk melawan dominasi dolar. Langkah ini dipandang sebagai upaya otoritas Eropa untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan non-Eropa
BroadChain BroadChain mendapat informasi bahwa pada 19 April pukul 02:16, menurut Bitcoinist, Menteri Keuangan Prancis Roland Lescure baru-baru ini menyerukan agar perbankan Eropa mengembangkan lebih banyak stablecoin yang dipatok dengan euro, untuk menghadapi dominasi dolar yang luar biasa di bidang ini. Dalam pidato yang direkam sebelumnya di sebuah konferensi kripto di Paris, Lescure mencatat bahwa volume perdagangan stablecoin euro "tidak memuaskan" dibandingkan dengan stablecoin dolar. Dia secara khusus menyebutkan rencana Qivalis yang diluncurkan bersama oleh bank-bank Eropa seperti ING, UniCredit, dan BNP Paribas, yang bertujuan mengembangkan stablecoin euro, diharapkan diluncurkan pada paruh kedua tahun 2026, untuk melawan dominasi dolar. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya otoritas Eropa untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok non-Eropa dan mencari kemandirian finansial. Saat ini, total kapitalisasi pasar stablecoin global mencapai $325,72 miliar, sementara kapitalisasi pasar stablecoin euro hanya $675,9 juta, hanya menyumbang 0,207%, dengan EURC memimpin dengan kapitalisasi pasar $429,01 juta. Lescure juga mendorong bank-bank Eropa untuk mengeksplorasi deposit tokenisasi, agar dapat mengikuti tren aplikasi blockchain dari bank-bank besar global seperti JPMorgan Chase, HSBC, dan Citigroup. Selain itu, Bank Sentral Eropa juga sedang mengembangkan euro digital, untuk memainkan peran kunci dalam ekonomi digital.