以太坊交易所储备降至2021年以来新低,供应紧缩或重塑市场格局

Cadangan Ethereum di Bursa Turun ke Level Terendah Sejak 2021, Kelangkaan Pasokan Berpotensi Membentuk Kembali Lanskap Pasar

BroadChainBroadChain17/04/2026, 19.16
Konten ini telah diterjemahkan oleh AI
Ringkasan

BroadChain mengetahui bahwa pada 17 April pukul 19:16, menurut Bitcoinist, harga ETH sedang berupaya menembus level resistensi USD 2400, melanjutkan rebound dari titik terendah kejatuhan Februari sekitar USD 1750. Sentimen pasar masih berhati-hati, dengan setiap upaya kenaikan harga menghadapi tekanan jual. Namun, laporan CryptoOnchain mengungkap data pasokan kunci: cadangan ETH di Binance telah turun menjadi sekitar 3,31 juta ETH, level terendah sejak awal 2021. Data ini memiliki makna struktural—terakhir kali cadangan Binance berada di level ini, harga ETH sekitar USD 590; kini harga telah naik hampir empat kali lipat, namun pasokan yang tersedia untuk dijual di bursa terus menyusut. Data menunjukkan bahwa Binance

BroadChain melaporkan, pada 17 April pukul 19:16, harga ETH sedang berupaya menembus level resistensi USD 2.400 berdasarkan informasi dari Bitcoinist. Pergerakan ini melanjutkan pemulihan dari titik terendah sekitar USD 1.750 yang terjadi pada kejatuhan tajam Februari lalu. Sentimen pasar masih cenderung hati-hati, di mana setiap upaya kenaikan harga kerap menghadapi tekanan jual. Namun, laporan dari CryptoOnchain mengungkap data pasokan yang signifikan: cadangan ETH di Binance telah turun ke level sekitar 3,31 juta ETH, mencapai titik terendah sejak awal 2021. Data ini memiliki implikasi struktural—ketika cadangan ETH di Binance terakhir berada di level serupa, harga ETH masih berkisar USD 590. Kini, meski harga telah naik hampir empat kali lipat, pasokan yang tersedia untuk dijual di bursa justru terus menyusut. Cadangan ETH di Binance tercatat terus mengalir keluar dari puncaknya sekitar 7,7 juta ETH hingga mencapai level saat ini, dengan penurunan mencapai 57%. Fenomena ini bukan sekadar rotasi jangka pendek, melainkan sinyal jelas perpindahan aset secara struktural ke tujuan non-likuid seperti penyimpanan dingin (cold storage), kontrak pintar DeFi, dan platform staking. Analisis on-chain menunjukkan bahwa aliran keluar aset dari bursa merupakan salah satu indikator paling nyata atas kepercayaan investor jangka panjang. Dalam konteks harga saat ini, fakta bahwa pemegang ETH tetap memilih menyimpan lebih sedikit aset di bursa—meski harga telah mencapai USD 2.400—mencerminkan kematangan pelaku pasar yang semakin meningkat, serta preferensi mereka untuk memegang (holding) daripada menjual. Jika faktor makroekonomi menguntungkan, adopsi institusional meningkat, atau perkembangan jaringan memicu permintaan baru, pasar berpotensi menghadapi tekanan jual yang relatif rendah dibandingkan level harga saat ini. Kondisi ini dapat menciptakan ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan. Secara teknis, struktur mingguan ETH menunjukkan bahwa pasar sedang beralih dari fase koreksi menuju pemulihan eksperimental, meski secara keseluruhan masih berada dalam pola sideways. Harga, setelah menyentuh zona kepanikan jual di kisaran USD 1.500–USD 1.700, telah berhasil rebound ke zona resistensi kritis USD 2.300–USD 2.400, yang umumnya sejajar dengan garis rata-rata bergerak 100 minggu (100-week MA). Garis rata-rata bergerak 50 minggu (50-week MA) saat ini mendatar di atas harga, sementara garis rata-rata bergerak 200 minggu (200-week MA) masih memberikan dukungan jangka panjang di sekitar USD 2.000. Volume perdagangan telah kembali normal pasca-puncak kepanikan jual, mengindikasikan bahwa urgensi baik dari pembeli maupun penjual telah mereda. Jika harga berhasil menembus level USD 2.400 secara efektif, potensi tren pemulihan yang lebih luas dapat terbuka. Sebaliknya, jika gagal menembus dan terhenti di level tersebut, pola sideways dalam siklus saat ini kemungkinan akan berlanjut.