Menurut BroadChain, pada 19 Maret, bursa kripto Crypto.com mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 12% karyawannya, setara dengan sekitar 180 orang.
Crypto.com menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menyesuaikan operasional bisnisnya guna mendukung peningkatan kapabilitas kecerdasan buatan (AI).
Kris Marszalek, CEO Crypto.com, menegaskan bahwa perusahaan yang tidak segera bertransformasi akan tertinggal. Hanya perusahaan yang mampu mengintegrasikan alat-alat AI terbaik dengan talenta unggul yang dapat mencapai skala dan presisi yang sebelumnya sulit dibayangkan.
PHK ini menjadi contoh terbaru dari upaya efisiensi biaya yang tengah berlangsung di industri aset digital.
Sebelumnya, bursa kripto Gemini telah memangkas sekitar 25% tenaga kerjanya pada awal 2026 dan menghentikan operasinya di Inggris, Eropa, serta Australia.
Bulan lalu, Block—perusahaan milik Jack Dorsey—juga mengumumkan rencana pengurangan hampir separuh jumlah karyawannya. Perusahaan menyatakan keputusan ini didasari keyakinan bahwa AI akan mengubah lanskap industri.
