BroadChain melaporkan, berdasarkan informasi CoinDesk per 10 April, bahwa Binance menawarkan opsi relokasi sukarela sementara kepada sekitar 1.000 karyawannya di Uni Emirat Arab (UEA). Opsi ini diberikan menyusul ketegangan geopolitik terkait Iran, dengan empat lokasi pilihan: Hong Kong, Tokyo, Kuala Lumpur, dan Bangkok.
Binance menegaskan bahwa operasi bisnisnya di UEA tetap berjalan normal. Sebagian karyawan memilih untuk tetap bertugas di lokasi tersebut, dan layanan kepada pengguna global tidak mengalami gangguan.
Perusahaan juga menyatakan komitmennya untuk memperdalam kerja sama lokal, dengan mengandalkan kerangka regulasi global yang berbasis di Abu Dhabi. Seluruh operasi global Binance didukung penuh dari pusatnya di Abu Dhabi.
